Kallis Hoe Kloset

Informasi Terbaru Terkini Terupdated

Keunggulan Yu Zhong di Team Fight

1. Sustain dan Regenerasi yang Sangat Tinggi

Keunggulan Yu Zhong di Team Fight – Halo Sobat Kallisshoe kloset! Banyak pemain menganggap bahwa Black Dragon Form adalah alasan utama Yu Zhong kuat di team fight. Ini ada benarnya, tapi asumsi itu terlalu menyederhanakan. Justru yang membuatnya tangguh adalah kombinasi antara Sha Residue + spell vamp + AoE damage. Saat masuk ke tengah-tengah musuh, ia bukan hanya menyerap damage, tetapi juga memulihkannya dengan cepat.

Kenapa ini penting?
Dalam team fight, durasi pertarungan lebih panjang. Inilah lingkungan ideal untuk Yu Zhong karena semakin lama ia berada di antara musuh, semakin besar healing yang ia dapat.

2. AoE Damage dan Crowd Control yang Konsisten

Skill 1 dan 2 menghasilkan damage area yang luas, sementara skill 3 bisa menarik lawan. Di team fight, ia tidak perlu mencari target tertentu—cukup memukul sebanyak mungkin musuh, dan efeknya langsung terasa.

Kontras dengan hero single-target seperti Aldous atau Dyrroth, Yu Zhong justru semakin bernilai ketika lawan berkerumun.

3. Inisiasi Aman Melalui Black Dragon Form

Asumsi yang sering muncul: “Black Dragon Form membuat Yu Zhong auto-win di team fight.”
Padahal lebih akuratnya: Black Dragon Form memberi akses masuk yang aman, bukan jaminan kemenangan.

Keunggulannya ada pada:

  • Tidak bisa di-CC
  • Bisa mengacaukan formasi musuh
  • Menzonasi backline
  • Memberi ruang bagi rekan satu tim

Keberhasilan team fight tetap bergantung pada follow-up tim.

4. Sangat Efektif Mengacaukan Backline

Mage atau marksman musuh biasanya tidak suka menghadapi Yu Zhong karena:

  • Mobilitasnya cukup tinggi
  • Skill-nya mudah menempel
  • Lifesteal membuatnya tak cepat mati

Dalam team fight, ia bukan hanya menyerang, tapi merusak ritme lawan—dan itu kadang lebih penting daripada membunuh.


Kekurangan Yu Zhong dalam Duel Cepat (1v1 Burst)

1. Start-Up Damage yang Lambat

Yu Zhong tidak punya burst instan seperti:

  • Dyrroth
  • Paquito
  • Masha
  • Lapu-Lapu
  • Yin

Dalam duel cepat, di mana pertarungan berlangsung hanya 2–3 detik, Yu Zhong sering kalah karena damage-nya “berkumpul” seiring rotasi skill, bukan dipukul sekaligus.

2. Mengandalkan Stack Sha Residue

Ini sering jadi salah asumsi: “Yu Zhong pasti menang 1v1 karena sustain-nya kuat.”
Kenyataannya, sustain kuatnya baru muncul setelah beberapa pukulan terhubung untuk mengumpulkan stack Sha Residue.

Dalam duel cepat, lawan burst bisa menghabisinya sebelum stack itu terkumpul.

3. Bergantung pada Durasi Pertarungan

Yu Zhong adalah hero yang semakin kuat semakin lama ia bertarung.
Sayangnya, duel cepat justru kebalikannya:

  • Durasi singkat
  • Damage masuk besar
  • Tidak ada cukup target untuk AoE

Itu sebabnya ia sering kalah melawan hero-hero agresif dengan burst singkat.

4. Rentan Dikiting di Duel

Hero yang punya mobilitas tinggi dapat menghindari sebagian besar skill Yu Zhong di duel terbuka, misalnya:

  • Chou
  • Paquito
  • Benedetta
  • Leomord
  • Martis

Ketika skill Yu Zhong meleset, ritme duel langsung jatuh.

5. Tidak Punya “Hard CC” Instan

Skill CC-nya bersifat:

  • Zona
  • Menarik perlahan
  • Butuh timing masuk

Dalam duel cepat, lawan yang punya CC instan bisa mengganggu kombonya lebih mudah.


Kesimpulan Analitis

Yu Zhong memang terlihat sangat kuat dalam team fight—dan itu benar—tetapi bukan karena ia overpower, melainkan karena mekaniknya memang dirancang untuk pertarungan berdurasi panjang:

  • AoE damage
  • Spell vamp
  • Gangguan formasi
  • Mobilitas saat transformasi

Sebaliknya, dalam duel cepat, ia kesulitan karena tidak punya:

  • Burst instan
  • CC cepat
  • Keunggulan tempo di 2 detik pertama

Jadi, jika kamu hanya melihat statistik kill atau rasanya “keras”, kamu mungkin salah menilai konteks kekuatannya. Yu Zhong tidak dirancang untuk duel cepat; ia adalah monster ketika pertarungan berlangsung lama dan melibatkan banyak lawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *