10 Hero AOV Paling OP di Meta Terbaru (dan Cara Meng-counter-nya) – Halo, Sobat kallisshoe kloset!
Di setiap update AOV, selalu ada hero yang terasa terlalu kuat, terlalu sering muncul di ranked, dan bikin pemain lain frustrasi. Tapi penting dicatat: “OP” di AOV bukan berarti tidak bisa dikalahkan. Biasanya hero disebut OP karena unggul di meta tertentu—entah karena damage, mobilitas, sustain, atau sinergi tim.
Artikel ini membahas 10 hero AOV yang dianggap paling OP di meta terbaru, lengkap dengan cara realistis untuk meng-counter mereka, bukan sekadar teori kosong.
1. Florentino – Raja Duel yang Masih Relevan
Kenapa OP:
- Sustain tinggi dari pasif dan skill
- Sulit dikunci jika mekanik pemainnya bagus
- Menang hampir semua duel 1v1
Kelemahan yang Sering Diabaikan:
Florentino sangat bergantung pada mekanik. Sekali salah posisi, dia mudah tumbang.
Cara Meng-counter:
- Jangan duel sendirian
- Gunakan hero CC instan (Aleister, Arum)
- Paksa team fight, jangan beri ruang split push
2. Yan – Fleksibel dan Sulit Ditebak
Kenapa OP:
- Bisa dimainkan di lane atau jungle
- Mobilitas tinggi
- Scaling bagus dari early ke late game
Masalah Utamanya:
Yan kuat jika dibiarkan farming bebas.
Cara Meng-counter:
- Tekan sejak early game
- Ward jungle dan ganggu rotasinya
- Gunakan hero burst untuk menghabisi cepat
3. Nakroth – Mobilitas Absurdo
Kenapa OP:
- Clear jungle sangat cepat
- Bisa masuk-keluar war dengan mudah
- Menghukum tim yang minim map awareness
Kesalahan Umum Melawan Nakroth:
Mengejar Nakroth sendirian—ini hampir selalu salah.
Cara Meng-counter:
- Hero CC area (Omen, Baldum)
- Jaga vision
- Lindungi marksman, bukan mengejar Nakroth
4. Zata – Mage Penghancur Team Fight
Kenapa OP:
- Damage area besar
- Bisa wipe out tim jika timing tepat
- Sangat kuat di mid–late game
Kelemahan Zata:
- Bergantung pada ultimate
- Lemah jika di-silence atau di-lock
Cara Meng-counter:
- Simpan CC untuk Zata
- Jangan bergerombol saat war
- Pick hero dengan skill interrupt
5. Hayate – Marksman dengan True Damage
Kenapa OP:
- True damage menembus tank
- Mobilitas tinggi
- Scaling late game sangat kuat
Kesalahan Umum Tim:
Membiarkan Hayate farming tanpa tekanan.
Cara Meng-counter:
- Gank Dragon Lane sejak awal
- Gunakan assassin burst
- Jangan biarkan dia bebas positioning di war
6. Aoi – Assassin Licin dan Mematikan
Kenapa OP:
- Bisa keluar-masuk fight dengan aman
- Sangat kuat pick off hero tipis
- Sulit ditangkap pemain awam
Titik Lemahnya:
- Lemah jika gagal snowball
- Bergantung pada momentum
Cara Meng-counter:
- Hero tank dengan CC instan
- Jangan jalan sendirian
- Baca arah lompatannya, bukan hero-nya
7. Liliana – Mage Serba Bisa
Kenapa OP:
- Dua mode (mage & assassin)
- Damage konsisten
- Sangat fleksibel dalam berbagai situasi
Masalahnya:
Liliana butuh keputusan cepat dan positioning bagus.
Cara Meng-counter:
- Tekan di early game
- Paksa team fight cepat
- Hero burst lebih efektif daripada poke
8. Omen – Pengunci Core Hero
Kenapa OP:
- Ultimate mengunci satu target
- Sangat kuat split push
- Menekan mental marksman
Kesalahan Umum Melawan Omen:
Mengabaikan lane yang dia tekan.
Cara Meng-counter:
- Hero jarak jauh
- Jangan biarkan dia 1v1 terus
- Rotasi cepat saat dia split push
9. Zip – Support Pengubah Jalannya Game
Kenapa OP:
- Bisa menyelamatkan tim dari wipe out
- Mengacaukan positioning lawan
- Sangat kuat di tangan pemain cerdas
Kelemahan Zip:
- Lemah jika salah timing
- Bergantung pada koordinasi tim
Cara Meng-counter:
- Fokus hancurkan Zip lebih dulu
- Jangan war tanpa vision
- Gunakan hero dengan damage area
10. Keera – Mage Jungle yang Overwhelming
Kenapa OP:
- Damage magic besar dari early
- Sulit disentuh saat ultimate aktif
- Sangat efektif melawan tim minim CC
Kesalahan Fatal Lawan:
Menganggap Keera lemah di early game.
Cara Meng-counter:
- Invade jungle
- Hero CC instan
- Jangan biarkan dia snowball
Penutup: OP Bukan Berarti Tak Terkalahkan
Sobat Challenger, penting untuk diingat bahwa meta bukan hukum mutlak. Hero OP memang memberi keuntungan, tapi kemenangan AOV tetap ditentukan oleh:
- Draft pick yang masuk akal
- Kerja sama tim
- Pengambilan keputusan
Banyak pemain kalah bukan karena hero lawan OP, tapi karena tidak memahami cara menghadapinya. Dengan membaca pola permainan, memanfaatkan kelemahan hero, dan tidak bermain egois, bahkan hero paling “broken” pun bisa dijinakkan.

Leave a Reply